Mohamed Saleh Sebut Bukan Manchester City Tapi Real Madrid yang Ingin Liverpool Lawan di Final Liga Champions - IDPOST.CO.ID
Olahraga

Mohamed Saleh Sebut Bukan Manchester City Tapi Real Madrid yang Ingin Liverpool Lawan di Final Liga Champions

×

Mohamed Saleh Sebut Bukan Manchester City Tapi Real Madrid yang Ingin Liverpool Lawan di Final Liga Champions

Sebarkan artikel ini

 

Mohamed Saleh Sebut Bukan Manchester City Tapi Real Madrid yang Ingin Liverpool Lawan di Final Liga Champions
Mohamed Salah sampaikan keinginanya untuk bertanding melawan Real Madrid di pertandingan final Liga Champions

MEDIANE ONLINE – Mohamed Salah sampaikan keinginanya untuk bertanding melawan Real Madrid di pertandingan final Liga Champions.

Striker Mesir ini mengatakan bukan Manchester City yang ia inginkan di pertandingan pucuk di Stade de France, Paris di 29 Mei mendataang.

Salah kelihatannya mempunyai ‘dendam’ yang masih belum habis. Dia kelihatannya mau membalasnya kekalahan Liverpool dari Los Blancos di final 2018 saat lalu. Ketkka itu Liverpool kalah sehabis Salah luka di tengah pertandingan gara-gara dilanggar bek Madrid Sergio Ramos.

The Reds baru-baru ini menegaskan tempat mereka di final dengan kemenangan 3-2 atas Villarreal di Rabu (4/5/2022) pagi buta WIB. Kemenangan ini bikin Liverpool unggul agregat 5-2.

Liverpool menantu musuh di antara Madrid dan Manchester City. Ke-2 nya dapat saing jegal di Santiago Bernabeu di Kamis (5/5/2022) pagi buta WIB dengan City sementara unggul agregat 4-3.

“Saya mau tanding dengan Madrid, saya harus jujur. City club yang paling kuat, kami bermain menentang mereka berulangkali musim ini,” kata Salah saat wawancara dengan BT Sports sehabis pertandingan dilansir Mirror.

“Saya pikirkan secara personal, saya lebih sukai Madrid. Kami kalah di final pada mereka jadi saya mau bermain menentang mereka dan semoga menjadi pemenangnya.”

Salah senang kembali ada di dalam final Liga Champions. Kali ini ke-3  buatnya dalam 5 tahun tanding di partai pucuk laga antar klub terelite Eropa.

“Seluruhnya orang suka dalam club. Saya sangat percaya mereka dapat rayakannya, minum sedikit. Tapi kami punyai kompetisi menentang Spurs . Sehingga kami harus konsentrasi di ini pula. Esok merupakan hari baru dan kami keluar dari sana,” papar Salah.

Salah menyatakan persoalan yang dirasakan klubnya sehabis ketinggalan 0-2 di fase pertama. Tapi pelatihnya Juergen Klopp lantas berikan suntukan motivasi.

Salah menilainya ada sifat dan personalitas di ruangan tukar the Reds yang bikin mereka bangun dan membuat 3 gol di fase ke-2 .

“Kami club luar biasa di tingkat atas maka dari itu kami dapat menggempur balik sehabis ketinggalan 0-2 di fase pertama,” terang Salah.