Peristiwa

Keanehan Helikopter Harbin Z-20K, Salah Satu Varian Black Hawk China

×

Keanehan Helikopter Harbin Z-20K, Salah Satu Varian Black Hawk China

Sebarkan artikel ini
Keanehan Helikopter Harbin Z-20K, Salah Satu Varian Black Hawk China

IDPOST.CO.ID – Viral di media sosial helikopter Harbin Z-20K, varian yang dioperasikan oleh Angkatan Udara Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok.

Gambar tersebut juga sekali lagi menyoroti kemiripan antara keluarga Z-20 dan varian helikopter terkenal dari Amerika, S-70 Black Hawk.

Z-20K, model yang pertama kali diungkapkan hampir dua tahun lalu, dijadwalkan untuk menjadi bagian dari Korps Lintas Udara Angkatan Udara Tentara Pembebasan Rakyat. Dengan konfigurasi khususnya, helik

Bagian depan pesawat dilengkapi dengan Sistem Penglihatan Malam Pilot (PNVS), serta radome untuk menampung radar, sementara bagian bawahnya dilengkapi dengan radar, laser, dan penerima peringatan peluncuran rudal, serta wadah pelindung.

Baru-baru ini juga terdapat pemotong kabel yang terpasang pada roda utama dan winch penyelamat.

Perlu dicatat juga bahwa bagian belakang Z-20K memiliki sepasang penerima peringatan untuk memberikan jangkauan yang lengkap.

Tail boom menampung antena komunikasi satelit di bagian atas, peluncur penanggulangan (kotak hitam) dan antena HF dan VHF/UHF.

Berbeda dengan Black Hawk, Z-20K memiliki fairing pada roda ekornya, sedangkan saluran keluar bahan bakarnya tidak memiliki penekan IR yang melengkapi varian terbaru keluarga S-70.

Perbedaan lainnya dengan Black Hawk adalah rotor utamanya memiliki lima bilah, satu tambahan dibandingkan helikopter rancangan Sikorsky.

Mulai dikembangkan pada tahun 2013, Harbin Z-20 pertama kali muncul di publik pada Hari Nasional Tiongkok pada tahun 2019.

Di antara beberapa fitur yang dimiliki model awal, Z-20 memiliki kapasitas untuk mengangkut antara 12 dan 15 tentara lengkap, dengan muatan sekitar 5.000 kg. Ia dapat mengangkut sekitar 1.000 kg secara internal dan 4.000 kg secara eksternal.

Harbin Z-20 memiliki sistem kontrol getaran aktif, sistem fly-by-wire, rotor dengan kebisingan rendah dan performa tinggi yang memungkinkannya melakukan penerbangan dalam kondisi panas dan tinggi.

Sebagaimana dirinci dalam laporan resmi, Z-20 digunakan oleh Tentara Pembebasan Rakyat (PLA), Angkatan Udara Tentara Pembebasan Rakyat (PLAAF) dan Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat (PLAN).

Baru-baru ini tercatat bahwa Z-20J, varian angkatan laut, sudah beroperasi di atas kapal serbu amfibi Tipe 075, melengkapi Z-8C yang lebih veteran (varian Tiongkok dari Aérospatiale SA 321 Super Frelon yang diproduksi oleh Changhe Aircraft Industries Corporation).

>>> Ikuti Berita dan Artikel Idpost.co.id di Google News